Canvas, Flow, Studio & Effects
Empat ruang kerja kreatif PonPon: Canvas untuk eksplorasi, Flow untuk alur kerja yang dapat diulang, Studio untuk produksi multi-shot dengan karakter yang konsisten, dan Effects untuk preset satu klik.
Generator tujuan tunggal (/image, /video, /audio) adalah jalur tercepat. Untuk proyek yang lebih besar, PonPon memiliki empat ruang kerja. Berikut penjelasan masing-masing dan kapan sebaiknya digunakan.
Canvas — eksplorasi
Canvas adalah papan tak terbatas tempat hasil generasi Anda tersimpan sebagai tile yang dapat dipindahkan (gambar, video, atau audio). Anda bisa menggeser, memperbesar, dan mengaturnya secara bebas — Canvas cocok untuk fase tengah proyek yang masih acak dan penuh eksplorasi.
- Buat langsung di papan dari sebuah prompt; tile akan muncul dan terisi.
- Atur dan kelompokkan — sebar variasi, kumpulkan take yang berkaitan, bandingkan berdampingan dalam ukuran yang sama.
- Edit tile langsung di tempat — jalankan text edit, multi-angle, expand, upscale, atau background removal pada sebuah tile tanpa meninggalkan papan.
- Referensikan karakter dan tile dengan mention
@, lalu serahkan pekerjaan ke agent bawaan.
Gunakan Canvas saat Anda masih menentukan *apa* yang ingin dibuat.
Flow — skalakan
Flow adalah editor pipeline berbasis node. Anda menghubungkan node bertipe — Text, Image, Video, Audio — menjadi sebuah graph, lalu simpan, fork, dan jalankan ulang dengan input baru. Buat satu flow, gunakan ribuan kali.
- Setiap node memiliki model dan pengaturannya sendiri; koneksi diatur oleh aturan (misalnya, node image dapat mengalirkan data ke node video).
- Pengkabelan menentukan cara setiap langkah berjalan (text-to-video, image-to-video, reference, atau video-to-video).
- Graph tersimpan per proyek dan dapat dibagikan.
Studio — produksi
Studio adalah ruang kerja proyek untuk karya multi-shot dengan karakter yang konsisten, dilengkapi mode rail untuk image / video / audio.
- Karakter — simpan sebuah karakter (nama beserta foto referensi), lalu mention dengan
@dalam prompt agar wajah yang sama terbawa di setiap shot. - Timeline multi-shot — di Kling 3.0 dan Kling O3, susun urutan shot, masing-masing dengan prompt, durasi, dan preset kamera tersendiri (push in, orbit, crane, dan lainnya), semuanya digenerate dalam satu kali proses.
- Proyek — pekerjaan dikelompokkan ke dalam proyek yang dapat beralih, masing-masing dengan galeri yang memuat ketiga jenis media.
Gunakan Studio saat Anda membutuhkan konsistensi di seluruh adegan atau film pendek.
Effects — satu klik
Effects adalah preset satu klik — tanpa perlu menulis prompt. Pilih efek yang diinginkan, unggah foto yang dibutuhkan, dan template akan mengurus sisanya (sebagian besar menghasilkan video pendek, beberapa gambar).
- Jelajahi berdasarkan kategori: dance, style, scene, vfx, transform, romance, pov, social.
- Preset mempertahankan identitas subjek, sehingga ini adalah cara tercepat mengubah satu foto menjadi klip yang selesai dan mengikuti tren.
Mana yang digunakan dan kapan
| Anda ingin… | Gunakan |
|---|---|
| Eksplorasi dan bandingkan banyak opsi | Canvas |
| Otomatisasi alur produksi yang dapat diulang | Flow |
| Menjaga konsistensi karakter di berbagai shot | Studio |
| Mengubah satu foto menjadi klip trendi tanpa prompt | Effects |
Pekerjaan dapat berpindah dengan bebas di antara keempatnya — eksplorasi di Canvas, produksi di Flow atau Studio, dan poles dengan alat pengeditan.
Artikel terkait
- Dasar-dasar teks ke videoCara kerja pembuatan video di PonPon: teks ke video vs gambar ke video, memilih model seperti Veo 3.1, Sora 2, dan Kling 3.0, serta tab Edit dan Motion Control.
- Dasar pembuatan gambarTulis prompt gambar yang baik, pilih model seperti GPT Image 2, Nano Banana Pro, dan Seedream 5.0, gunakan gambar referensi, dan edit hasil dengan alat anotasi.
- Video AI pertamamuPanduan langkah demi langkah: masuk, tulis prompt, pilih model, atur rasio aspek, durasi, dan resolusi, lalu hasilkan dan unduh video AI pertamamu di PonPon.